Pali.co.id | PALI – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) tetap siaga dalam memantau wilayah – wilayah yang rawan bencana. Curah hujan yang cukup tinggi berpotensi terjadi banjir dibeberapa wilayah daerah aliran sungai.

Kepala BPBD kabupaten PALI Junaidi Anwar menyampaikan perihal ini pada selasa (19/01/20).

Menurut Junaidi, berdasarkan informasi dari BMKG  bahwa mulai januari hinggah dengan akhir februari curah hujan akan cukup tinggi.

“Jadi hinggah saat ini cuaca tetap ekstrem mungkin berlalu sampai februari. BPBD dalam hal ini mensiagakan sejumlah personil selama 24 jam dan menyebar personil di titik rawan, di Bumiayu, Tanah Abang Selatan, Curup dan Pandan, kebetulan mereka putra daerah tersebut sehingga apabila terjadi banjir yang menimbulkan dampak kita cepat mendapatkan informasi,” ungkapnya.

Dijelaskannya, BPBD PALI selalu siap menghadapi kemungkinan terjadinya segala bentuk bencana dengan menyiapkan anggota.

“Anggota terus melakukan patroli apabila terjadinya hujan terutama titik rawan banjir di Kota Pendopo daerah Talang Pipa, Simpang Empat tetap kita pantau, karena pengalaman dari sebelumnya apabila curah hujan cukup tinggi daerah – daerah tersebut tergenang air. Kami BPBD senantiasa respon dengan kondisi itu agar tidak ada keterlambatan dalam penanganan,” kata dia.

Dia menambahkan bencana banjir yang terjadi sepanjang desember 2020 sampai dengan januari 2021 belum terjadi dampak yang luar biasa.

“Namun sepanjang ini belum terjadi hal –hal yang sangat menghawatirkan karena merupakan banjir tahunan. Namun kami tetap mengingatkan warga terutama yang tinggal di daerah aliran sungai Lematang agar waspada dan menjaga anak – anak jangan mandi sembarangan,” tutup Junaidi.

Untuk mengantisipasi korban banjir pihaknya menyiapkan Speedboat dan perahu karet yang setiap saat bisa digunakan.

BPBD PALI juga menghimbau kepada warga berperan aktif untuk melaporkan segala bentuk bencana dan peristiwa guna memaksimalkan tindakan antisipasi oleh BPBD setempat. (ej@)