Ditreskrimum Polda Sumsel Tangkap Tersangka Pemilik Perguruan Tinggi Tanpa Izin

HUKUM & KRIMINAL SUMSEL
SHARE

248 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

BERITA PALI TERKINI – PALEMBANG, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumsel, menggelar Press Realase ungkap kasus perkara Perguruan Tinggi Harapan di Kota Palembang, yang beroperasi tanpa izin Dari Kementerian Kesehatan/Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), di halaman Ditreskrimum Polda Sumsel, Kamis (31/10/2019).

Dalam kasus tersebut, Ditreskrimum Polda Sumsel, telah menetapkan dua tersangka, yakni H Sofyan Sitepu SH MPd dan Hj Maimunah Sitorus SE, yang keduanya merupakan pasangan suami istri yang merupakan Pembina sekaligus Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Harapan.

Bahwa tertangkapnya kedua tersangka ini, oleh adanya laporan dari Mulyadi (35) yang merupakan alumni Mahasiswa Afikes dan Akfar Harapan, sebagai perwakilan 64 Mahasiswa Angkatan 2014 angkatan 2017.

“Sebagaimana laporan bernomor polisi LPB/449/2018/SPKT Polda Sumsel tertanggal 31 Mei 2018, para alumni ini menerima surat dari Kopertis Wilayah Palembang, yang menyatakan bahwa Afikes dan Akfar milik Yayasan Perguruan Tinggi Harapan Palembang ini, tidak pernah memperoleh izin pendirian perguruan ringgi maupun izin pembukaan program studi,” terang Kombes Pol Drs Supriadi M.M, Kabid Humas Polda Sumsel.

Dir Reskrimum Polda Sumsel Kombes Pol Yustan Alpiani S.Ik SH M Hum, mengatakan, bahwa yayasan ini bersiri sejak tahun 1998 dan izinya telah berakhir pada tahun 2000 yang lalu. Sejak izin operasional perguruan tinggi yayasan tersebut berakhir, kedua tersangka terus melakukan penerimaan Mahasiswa Baru hingga tahun 2014. (JrY)

 

Facebook Comments

SHARE