Ming. Jul 5th, 2020

Dua Pasien PDP Covid – 19 Meninggal di RSMH, Herman Deru Minta Masyarakat Harus Waspada

2 min read
SHARE

5,467 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Kabar meninggalnya dua pasien berstatus PDP (Pasien dalam pengawasa) COVID-19/Corona yang sebelumnya di rawat di ruang isolasi RSMH Palembang hari ini di dibenarkan setelahGubernur Sumatera Selatan, H Herman Deru dan satgas Corona Sumsel menggelar konfrensi pers, Senin pagi (23/03/2020).

*Dilaporkan Perihal Meninggalnya 2 orang PDP di RSMH Palembang.*

Pada 23 Maret 2020, telah meninggal dunia 2 orang PDP di RSMH Palembang, dilaporkan sebagai berikut :

*1. Identitas dan riwayat kesehatan.*

*a. Jhon Sumanjuntak.*

1) Alamat : Komplek Kenten Hill Blok G No 1, Kel. Sako, Kec. Sako, Kota Palembang.
2) Pekerjaan : Wiraswasta.
3) Usia: 54.
4) Riwayat : Pasien kencing manis terkontrol
5) Riwayat perjalanan: Pada 09 Maret 2020, PDP pergi ke Malioboro Jogjakarta, dimana saat itu telah mengeluhkan sakit sesak napas, batuk, dahak warna kuning, demam dan mual.
6) Medik : 0001167629.
7) Jam meninggal : 23 Maret 2020, pukul 05.45 WIB
8) Dirawat di RSMH sejak 19 Maret 2020.

*b. dr. H. Efrizal Syamsudin.*

1) Alamat : Jl. Dempo No.03 RT/RW 02/07 Ds. Muara Dua Kec. Prabumulih Timur Kota Prabumulih.
2) Pekerjaan : Kepala RSUD Kota Prabumulih.
3) Usia : 53 tahun
4) Riwayat demam, batuk tidak berdahak, sesak napas dan nyeri Otot.
5) Riwayat Perjalanan: Pada bulan Februari 2020 ke DKI Jakarta dan Pada bulan Maret 2020 Kota Batam.
6) Medik : 0001167863
7) Jam meninggal : 23 Maret 2020, pukul 06.15 WIB.
8) Dirawat di RSMH sejak 20 Maret 2020.

2. Kedua PDP telah diambil specimen dan telah dikirimkan ke Laboratorium Kesehatan Pusat Kemenkes RI pada 20 Maret 2020 dan direncanakan hasil pemeriksaan Lab akan diumumkan hari ini 23 Maret 2020.

“Sampai pagi ini belum ada hasil dari laboratorium Kementerian Kesehatan, Balitbangkes yang berwenang menyatakan pasien positif namun untuk pasien yang meninggal dunia akan dimakamkan sesuai prosedur pemakaman pasien positif COVID-19″jelasnya.

Gubernur juga meminta masyarakat Sumsel harus tetap waspada sebagai upaya cegah tangkal.

Asupan makanan yang benar, vitamin, sesuai dengan arahan dokter.” jelas Deru.

Adapun dua pasien berstatus PDP COVID-19 tersebut yakni satu pasien meninggal pada pukul 5:45 WIB merupakan pasien laki-laki usia 54 tahun warga Palembang.

Sedangkan pasien laki-laki usia 53 satunya meninggal pada pukul 6:15 WIB kiriman dari Prabumulih.

Informasi meninggalnya kedua pasien PDP COVID-19 ini juga sebelumnya sudah tersebar luas di media sosial yang menyebutkan kedua pasien yang berinisial JS warga Palembang dan EF warga Prabumuli usia 53 mendapatkan perawatan setelah keduanya memiliki riwayat perjalanan keluar kota.

JS disebutkan memiliki riwayat perjalanan: Pada 09 Maret 2020, PDP pergi ke Malioboro Jogjakarta, dimana saat itu telah mengeluhkan sakit sesak napas, batuk, dahak warna kuning, demam dan mual. Sedangakan EF Riwayat Perjalanan pada bulan Februari 2020 ke DKI Jakarta dan Pada bulan Maret 2020 Kota Batam.

Laporan : Tim IWO

Facebook Comments

SHARE