Emak Emak Ancam Demo, Hibah Sambungan Baru PDAM Belum Ada Kepastian

Emak Emak Ancam Demo, Hibah Sambungan Baru PDAM Belum Ada Kepastian

 788 total views,  2 views today

PALI TERKINI – Apa jadinya jika the power of emak-emak beraksi turun kejalan menggelar unjuk rasa mempertanyakan kinerja Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Pali Anugerah tentang janji pemasangan baru bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

8.000 lebih kepala keluarga calon penerima manfaat program hibah air berih yang diluncurkan Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) telah didata saat acara Sosialisasi Peningkatan Kesehatan Masyarakat bulan Maret 2019 lalu.
Drs. Sigit Kristiawan M.Si selaku Pjs. Direktur Tirta Pali Anugerah yang dibincangi wartawan beberapa waktu lalu membenarkan adanya program tersebut.

“Memang sudah sejak tahun lalu Pemkab PALI menyurati kementerian PUPR tentang pernyataan peminatan mengikuti program yang isinya kesediaan untuk mengalokasikan dana APBD dalam rangka penyediaan air minum bagi MBR, bahkan pak Bupati dan ketua DPRD juga turut hadir dalam undangan acara lokakarya peminatan programtersebut” terang Sigit sore itu lepas jam kerja diruang kantor pelayanan.

Menyikapi reaksi masyarakat yang menganggap program ini retorika belaka dirinya membantah tegas. “kita sudah berupaya keras melengkapi seluruh dokumen yang menjadi syarat pelaksanaan program, hanya saja tinggal menunggu disahkannya raperda peryertaan modal pemerintah mengalokasikan dana pembangunan air minum dalam APBD, dan menyampaikan salinan DPA Pemerintah Daerah kepada Pemerintah Pusat, kita tunggu saja”

Di tempat terpisah, dengan nada yang sama emak-emak warga Talang Jawa Kelurahan Talang Ubi Barat; Mariani, Fitri, Sulaida dan beberapa orang lainnya bersuara keras dan mengancam akan melakukan aksi turun ke jalan mempertanyakan kejelasan program yang memang mereka tunggu-tunggu.

“Kami lah bosan di PHP pak, lah sering kami tanyoi kapan rumah kami disambungi PAM, kami emak-emak ni yang ngerasoke langsung cakmano saronyo katek aer, apolagi dang musim kemarau cak ini” riuh emak-emak kompak pada wartawan.
Dimintai komentarnya tentang kondisi usulan yang menunggu disahkannya Raperda Penyertaan Pemerintah sebagai syarat pelaksanaan program, nampak sekali emak-emak ini geram seolah “show of power”.

“Payo pak DPR (D), tinggalkelah kesan bagus dimasa kamu tuh, bela kami rakyat kecik nih” imbuh mereka yang siap turun kejalan menyuarakan aspirasinya dan mendesak agar DPRD segera mengesahkan Raperda. The Power of Emak-emak (Red.)

Facebook Comments
PALI TERKINI