Beranda SUMSEL Gubernur Sumsel Jadikan Kebun Raya Sriwijaya Sebagai Lokasi Apel Siaga Karhutla

Gubernur Sumsel Jadikan Kebun Raya Sriwijaya Sebagai Lokasi Apel Siaga Karhutla

Pali.co.id | Indralaya  –  Gubernur Sumatra Selatan (Sumsel) H. Herman Deru Jadikan Kebun Raya Sriwijaya Desa Bakung Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir sebagai lokasi apel siaga penanggulangan Kebakaran lahan dan hutan (Karhutla) Sesumsel.

Apel tersebut dihadiri  Pangdam 2 Sriwijaya Mayor Jenderal Agus Suhardi,  Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri, Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Mawardi dan sejumlah bupati dan wakil bupati di Sumatera Selatan, Kapolres dan Komandan Kodim, Manggala Agni dan BPBD serta pihak terkait lainnya

Gubernur Herman Deru mengatakan, kebakaran hutan dan lahan di Sumatera Selatan seperti penyakit menahun, oleh karena itu pemerintah provinsi dan kabupaten-kota harus selalu siaga.

Selain itu juga pihak Pemprov Sumsel sejak tahun lalu memberi stimulan sebesar 45 milyar untuk pengadaan peralatan penanggulangan Karhutla yang disesuaikan dengan kebutuhan wilayahnya.

“Pemerintah tidak mendikte alat apa yang mau dibeli,tapi silahkan sesuai kebutuhan, yang butuh radio komunikasi silahkan beli, yang butuh kendaraan silahkan, mau layar ISPU indeks standar pencemaran udara silakan,kita fasilitasi, dan rata-rata lima milyar kan,”kata Herman Deru kepada awak media usai menggelar apel, Selasa (9/3).

Ia juga mengingatkan bahwa tidak perlu lagi ada penandatanganan untuk kolaborasi penanggulangan karhutla di Sumatera Selatan.

“Tidak perlu dinyatakan dengan tanda tangan kolaborasi itu, ini tanggung jawab moril siapapun warga Sumatera Selatan yang berusaha dan mencari nafkah di sini, tidak perduli perusahaan swasta ataupun milik pemerintah,”jelasnya.

Disamping itu juga Kepala BPBD Sumsel Iriansyah mengatakan, terhitung hari ini semua pihak yang terlibat dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di Sumatera Selatan sudah bersiaga.

“Berdasarkan data dari BMKG kita tahun ini masuk ke cuaca kemarau normal, dan diperkirakan kemarau akan panjang,” kata Iriansyah.

Tidak itu saja kepala BPBD Sumsel menjelaskan ada 10 Kabupaten Kota dikatagorikan daerah rawan Karhutlah diantaranya Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir, Musi Banyuasin, Banyuasin, Muara Enim, Musi Rawas Utara dan Pali.

“BPBD Sumsel akan berkoordinasi dengan BPBD kabupaten-kota serta stake holder lainnya dan mendayagunakan peralatan yang ada untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di Sumatera Selatan,”tungkasnya. (AL)

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments

Scroll Up