Herman Deru Launching Agrosolution Sinergi Santri Membangun Negeri

0
36 views

Pali.co.id  | Palembang  –  Penandatanganan Memorandum Of Understanding (MoU) antara Forum Pondok Pesantren Sumatera Selatan (Forpess), PT Pusri, Perum Bulog, Petrosida, SHS, Bank Sumsel Babel Syari’ah, Dinas Pertanian Provinsi Sumsel dan Universitas Sriwijaya (Unsri) serta Launching Agrosolution Sinergi Santri Membagun Negeri di Pondok Pesantren Sultan Mahmud Badaruddin, Kamis (08/04/21).

Acara di hadiri Gubernur Sumsel H Herman Deru, Ketua PWNU Sumsel KH Amiruddin Nahrawi, Wakil Menteri Pertanian RI Harvick Hasnul Qolbi, para pengasuh pondok pesantren Sultan Mahmud Badaruddin yang tergabung dalam Forpess, Forkompinda Provinsi dan Kota Palembang, santriwan dan santriwati serta tamu undangan lainnya.

Dalam Kesempatan ini, Gubernur Sumsel H Herman Deru mengatakan, selain melahirkan para ulama besar, dirinya berharap Pondok Pesantren (Ponpes) di Sumsel juga dapat melahirkan ekonom maupun entrepreneur baru.

“Jangan sampai kehadiran Wakil Menteri (Wamen) ini hanya menjadi sejarah. Kalau Ponpes tidak ambil kesempatan tentu ini jadi sia-sia, makanya saya minta pengurus maupun santri  harus agresif merespon ini. Kita pantik Ponpes agar tidak hanya produktif menghasilkan ulama tapi juga ekonom dan entrepreneur,” kata Deru.

Di tempat yang sama Dirut PT Pusri Palembang Tri Wahyudi Saleh menyambut baik  kehadiran Wakil Menteri Pertanian RI. Menurutnya Pusri siap mensupport karena tahun ini pihaknya ditugaskan tidak hanya memproduksi pupuk tapi juga melakukan pendampingan teknologi dan pengetahuan ke insan pertanian.

“Insyallah kami akan bersinergi dan kami juga akan mensupport cita-cita  Gubernur Sumsel menjadi sentra penghasil beras terbesar di Indonesia,” terangnya.

Lanjut Tri, selama ini Ponpes diketahui hanya sebagai lembaga pendidikan yang fokus pada kegiatan keagaman namun dengan kehadiran program ini pihaknya juga akan fokus menggerakkan perekonomian.

“Sinergi antara Pusri, Bulog, Bank Syariah dan Himbara akan kita bangun dan membawa santri- santri milenial ini agar punya wawasan yang luas, karena peluangnya banyak sekali,” jelasnya.

Sementara itu Sekretaris Forpess, Ustadz M Soni Harsono SPdi MSi CH mengatakan, pihaknya sangat bersyukur bahwa Ponpes mereka diamanatkan untuk menjalankan program Agrosolution Sinergi Santri Membangun Negeri.

“Kami sangat siap sekali menerima program ini agar para santri milenial ini tahu bercocok tanam. Sehingga dapat meningkatkan perekonomian Ponpes agar Ponpes tidak lagi ketergantungan pada siapapun,” katanya.

Lanjut Soni, program ini diharapkan semakin mendorong kegiatan ekonomi yang sudah berjalan selama ini, yaitu memproduksi beras di lahan 1 hektare bahkan sudah berhasil mengirim hasil produksi beras setiap bulan ke Riau.

“Semua pesantren, sebagian itu sudah punya lahan pertanian. Selain dari pertanian tanam padi, mereka punya perkebunan sawit ataupun perkebunan karet yang bisa digunakan untuk menunjang pertumbuhan ekonomi pesantren,” tutupnya. (Andre)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here