Pali.co.id | Palembang – Dua periode memimpin Kota Palembang, Ir. H. Eddy Santana Putra, MT, meninggalkan kesan manis  bagi masyarakat Palembang.

Berkat tangan dinginnya, Kota Palembang yang sebelumnya terkenal kumuh dan sarana yang kurang  memadai, menjelma  menjadi lebih baik dibawah pengelolaan Eddy Santana Putra.

Ketika diskusi terbatas dengan SMSI, Eddy menyampaikan

“Selama dua periode memimpin kota palembang, banyak pencapaian yang diraih kota palembang. APBD melejit, kota metropolitan dan kota internasional, keberhasilan penataan air bersih, Listrik dan masih banyak lagi pencapaian beliau,” ucap Jojo, warga Kota Palembang, Senin (14/06/2021) di Jakarta.

Eddy Santana Putra yang akrab disapa bang Eddy, kini diamanatkan menjadi anggota DPR RI dari partai Gerindra. Mewakili dapil 1 Sumatera Selatan, dan duduk sebagai anggota komisi V yang membidangi infrastruktur, transportasi, daerah tertinggal dan transmigrasi, meteorologi, klimatologi, dan geofisika, serta pencarian dan pertolongan.

Duduk sebagai wakil rakyat, bnyak hal yang telah Edddy Santana Putra, mulai dari memperjuangkan anggaran infrastruktur untuk Provinsi Sumatera selatan hingga memfasilitasi pemberian bantuan untuk Universitas PGRI Palembang berupa Bus dari Kementerian Perhubungan, didedikasikan Eddy untuk masyarakat Palembang.

“Semua usulan dari Sumatera Selatan selalu kita prioritaskan, kita telah berkomunikasi dengan semua stakeholder di Sumatera Selatan terkait pembiayaan infrastruktur. Lobby-lobby selalu kita lakukan baik melalui Fraksi Partai Gerindra ataupun saya sendiri sebagai anggota komisi V yang membidangi infrastruktur,” ungkap Eddy Santana kepada SMSI di Jakarta belum lama ini.

Alumni Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya yang ahli dalam konsolidasi dan mengorganisir masyarakat ini menjelaskan, ke depan dirinya  ingin agar Provinsi Sumatera Selatan semakin maju di bidang infrastruktur.

“Akses jalan antar kabupaten dan provinsi tetangga juga harus lebih baik. Sehingga perputaran ekonomi menjadi lebih baik,” pungkas Eddy Santana menutup perbincangan.

 

Laporan : SMSI Sumsel