Ketua Kelompok Tani Desa Tempirai: Prinsipnya Tak Ada Masalah Lagi Soal Penyaluran KUR

Ketua Kelompok Tani Desa Tempirai: Prinsipnya Tak Ada Masalah Lagi Soal Penyaluran KUR

Pali.co.id | PALI -, Kepala Cabang (Kacab) Bank Sumselbabel Pendopo menanggapi pernyataan masyarakat petani Desa Tempirai yang kesulitan mendapatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Kacab BSB Pendopo Darmiansyah, SH melalui Penyelia Kredit Sapriadi mengatakan pihaknya sudah menyalurkan kredit secara individu maupun kelompok tani.

“Bisa kita lihat, kalau kita melihat realisasi-realisasi yang sudah kita salurkan itu ada kelompok tani padi Sumber Rejo, ada kelompok tani karet di Sungai Langan, ada lagi di Betung itu kelompok tani Semangka, dan ada beberapa kelompok tani lainnya yang sudah kita salurkan,” katanya kepada pali.co.id, Rabu (19/01).

Selain itu, kata dia, BSB juga menyalurkan KUR secara individu kepada masyarakat yang mempunyai usaha yang sudah memenuhi ketentuan perbankan.

Lebih lanjut, dia menanggapi pernyataan calon debitur masyarakat petani Desa Tempirai menyatakan kesulitan mendapatkan KUR.

“Dilapangan kami tetap menyalurkan baik kelompok maupun individu,” ujar dia.

Kemudian, dia menepis ada anggapan dimasyrakat BSB mem-blacklist Desa Tempirai dari penyaluran kredit.

Dia menegaskan bahwa BSB menyalurkan kredit secara individu dan kelompok, jadi tidak ada stigma daerah yang di blacklist.

Dia mengatakan penyaluran kredit kepada calon debitur berdasarkan dari analisa seseorang yang mengajukan permohonan kredit.

Untuk itu, dia menegaskan kembali, selagi calon debitur mempunyai usaha yang berjalan aktif dan hasil informasi perbankannya baik serta sudah memenuhi ketentuan SOP maka BSB pasti menyalurkan pinjaman KUR.

Menurut dia, dalam persoalan ini pihaknya tidak ada kesan mempersulit atau menghambat dalam penyaluran KUR.

Kata dia, sampai saat di Desa Tempirai sudah ada nasabah BSB yang masih aktif dan berjalan.

Selain itu, dia menuturkan pihaknya sudah menyampaikan kepada calon debitur di Desa Tempirai permaslahan yang menjadi penyebab belum tersalurkannya permohonan pinjaman.

Bahkan ujar dia, hari ini pihaknya sudah menyampaikan kembali perihal tersebut kepada ketua kelompok tani Desa Tempirai di kantor BSB Pendopo.

“Kami sudah kominikasikan ke beliau, kami sudah sampaikan ke beliau, apa permasalahan-permasalahan yang menjadi kendala, tadi dia juga datang kesini,” tutupnya.

Sementara itu, saat dihubungi pali.co.id, Ketua Kelompok Tani Tunas Harapan Desa Tempirai Ihsan Suharto mengatakan bahwa BSB Cabang Pendopo akan memferivikasi ulang data dan persyaratan permohanan KUR kelompok tani Desa Tempirai.

“Data harus yang jelas dan akurat, dia takut nantinya macet, itu intinya,” kata dia.

Dia menambahkan, BSB meminta pihaknya mempunyai usaha lahan yang berjalan produktif.

“Prinsipnya kami tidak ada masalah lagi,” terang dia.

Kendati begitu, pihaknya masih berharap agar BSB Cabang Pendopo tetap memberikan kesempatan kepada tiga puluh kelompok tani di Desa Tempirai dalam penyaluran KUR.

Dalam kesempatan itu, Penyelia Kredit BSB Cabang Pendopo didampingi Penyelia Legal BSB Pendopo Hendra Martha Yudha, Kepala Kantor Cabang Pembantu Tanah Abang Mayhardi.

 

Laporan : Efran

PALI TERKINI