Ketua KPU Ogan Ilir Tetapkan Paslon Panca – Ardhani Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Terpilih

0
15 views

Pali.co.id | Indralaya – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ogan Ilir (OI) Dra Massuryati resmi menetapkan paslon Panca Wijaya Akbar – Ardhani sebagai Bupati dan Wakil terpilih Pilkada serentak Desember lalu. Ini disampaikan Ketua KPU Kabupaten OI saat menggelar pleno terbuka penetapan paslon terpilih, Kamis (21/01/21) di halaman kantor KPU OI Jalintim Km 35 Indralaya-Kayuagung. Pleno terbuka berjalan lancar dan dihadiri Bupati dan Wakil Bupati OI terpilih Panca – Ardhani, Bupati Ogan Ilir diwakili Asisten III Drs Lukmansyah, Kapolres Ogan Ilir AKBP Yusantiyo Sandy, Dandim 0402 OKI-OI Letkol Inf Zamzowi, Kajari Ogan Ilir diwakili Kasi Intel, Ketua Bawaslu Ogan Ilir D Iskandar dan jajarannya, segenap OPD, Muspida dan para Pimpinan Parpol Kabupaten Ogan Ilir.

Pleno diawali dengan sambutan Plt Ketua KPU Sumsel, Amrah Muslimin SE MSi, mengingatkan kepada Paslon Bupati Ogan Ilir terpilih, agar komitmen memenuhi janji politik saat kampanye sehingga Ogan Ilir akan lebih baik dan sejahtera. “Hari ini merupakan tahapan akhir Pilkada khususnya di Ogan Ilir, kami sangat mengapresiasi suasana kondusif. Kami ucapkan terima kasih kepada segenap elemen masyarakat dan komponen aparat penegak hukum, TNI Polri yang telah bekerja secara maksimal selama gelaran Pilkada serentak 2020 ini,” kata Amrah seraya mengingatkan segenap Komisioner KPU untuk tetap mentaati prokes Covid 19 dalam melaksanakan tugas. Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten OI Massuryati menegaskan, dalam Pemilihan Serentak Desmeber 2020 lalu, tidak terdapat permohonan perselisihan terkait hasil penghitungan suara akhir.

Sebagaimana hasilnya, Pilkada OI yang diikuti oleh masing-masing dua paslon tersebut, paslon nomor satu Panca Wijaya Akbar – Ardhani terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati OI dengan jumlah perolehan suara sebanyak 149.791 suara sah atau 63,8 persen dari total suara sah. Massuryati juga menuturkan Pilkada OI pada tahun ini, terdapat peningkatan partisipasi masyarakat. “Alhamdulillaah, peningkatan partisipasi Pilkada Tahun 2020 cukup signifikan, meningkat menjadi 81 persen dari yang ditargetkan oleh KPU Republik Indonesia,” paparnya. (Ril)