Kopi Merupakan Salah Satu Komoditas Unggulan Sumsel, Kenapa Tidak Bisa Produksi Sendiri

68 views

Pali.co.id | Palembang  –  Potensi  hasil perkebunan  di provinsi  Sumatera Selatan (Sumsel) sangatlah  besar, terutama hasil perkebunan untuk penghasil kopi, dimana untuk penghasil kopi kita merupakan penyumbang terbesar di Indonesia. Karena di provinsi Sumsel sendiri kita memiliki beberapa Kabupaten penghasil Kota dengan luas lahan yang sangat besar, jadi sangat disayangkan jika kita tidak memiliki pabrik sendiri di Sumsel ini.

Hal tersebut disampaikan Herlan Aspiudin sebagai Ketua Asosiasi Kopi Indonesia (ASKI) Provinsi Sumsel sekaligus sebagai Staf Khusus Walikota Palembang bidang Pariwisata, Budaya, dan Industri Kreatif (IK) saat diwawancarai di Kopi Mamie Palembang, Selasa (26/01/21).

“Kami dari ASKI Sumsel mengajak PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II Cabang Palembang untuk mencapai mimpi bersama demi mewujudkan Sumsel menjadi Hapnya pariwisata (persiapan aktivitas, perjalanan wisatawan). Untuk mewujudkannya  kita harus bisa mempunyai pabrik pengelolaan hasil perkebunan kopi sendiri. Maka dari itu kita mengajak PT Pelindo II untuk bersinergi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang mengenai ide ini agar bisa terwujud,” ungkap Babe sapaan akrabnya.

Babe menuturkan mengenai komoditas keunggulan Sumsel salah satunya adalah kopi. Kopi Sumsel semuanya memiliki lahan 250 ribu hektar, yang merupakan pemasok terbesar di Indonesia antara lain di Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS), Kabupaten Lahat, Kabupaten Pagar Alam dan Kabupaten Empat Lawang. Kebanyakan kopi ini dibawa ke Provinsi Lampung.

“Kita tidak mempunyai pabrik sendiri, jadi tidak bisa menghasilkan kopi sendiri. Selama biji kopi dibawa keluar, setelah siap di konsumsi maka kembali lagi ke Kota kita. Maka dari itu kami mengajak PT Pelindo II untuk membangun pabrik kopi di Kota Palembang, supaya kita bisa mengelola sendiri, karena itu ASKI Sumsel mau bekerjasama dengan PT Pelindo II, kami meminta difasilitasi dari Pemkot Palembang, karena Walikota Palembang mendukung ini,” tutur Babe.

Lanjut Babe, dari PT Pelindo II akan menyiapkan lahan seluas 135 hektar yang berada di daerah Sungai Lais, dimana nantinya dikawasan itu akan dibangun pabrik kopi. “Lahan ini dinilai potensial untuk melakukan aktivitas ekspor karena dekat dengan Pelabuhan Boom Baru. Dengan adanya pabrik tersebut, kita bisa menarik dari luar ke kota kita, untuk ongkos kirim lebih hemat serta akses lebih dekat. Pelabuhan kita sudah ada, jalan tol juga ada,” tutup Babe. (Andre)