Penderita Jantung dan Diabetes : JKN KIS Temani Masa Pensiun Saya

Penderita Jantung dan Diabetes : JKN KIS Temani Masa Pensiun Saya

Pali.co.id | Palembang | Jamkesnews – Kehadiran Program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat khususnya peserta JKN-KIS itu sendiri. Tidak sedikit peserta yang merasakan kemudahan dalam akses pengobatan dengan adanya program JKN-KIS.

Seperti dikemukan Yulianti Zoebir (66 Tahun) ketika ditemui tim Jamkesnews Jumat 7 Januari 2022 yang tengah menjalani perawatan pasca penyakit jantung yang dideritanya di Rumah Sakit Dr Moehamad Hoesin Palembang, menceritakan bahwa ia sangat bersyukur atas hadirnya Program JKN-KIS ini. Sudah lebih dari 35 tahun ia rutin berobat dan dengan adanya JKN KIS ini banyak kemudahan yang di dapat.

Yuliati Zoebir merupakan pensiunan Pegawai Negeri Sipil yang merupakan warga Jalan Bambang Utoyo 8 Ilir Palembang merupakan peserta yang mendapatkan perawatan penyakit Jantung dan Diabetes Melitus. Bertahun-tahun lamanya dia rutin mengkonsumsi obat-obatan untuk menstabilkan penyakit yang dideritanya.

“Setiap bulan saya mendapatkan obat insulin untuk penyakit Diabetes yang saya derita, belum lagi obat untuk sakit jantung saya, kalau saya totalkan perbulan saja sudah jutaan rupiah yang harus disiapkan, beruntungnya program JKN-KIS tetap terus ada, kalau tidak saya tidak tau darimana biaya yan harus saya keluarkan untuk pengobatan saya dan dengan JKN-KIS tidak ada biaya tambahan yang harus saya keluarkan,” kata Yuliati.

Pelayanan dan perawatan yang saya terima di rumah sakit pun sama seperti peserta umum lainnya, tidak ada perbedaan pelayanan baik dan sangat memuaskan,” tambahnya.

Lebih lanjut Yuliati mengemukakan bahwa sistem gotong royong dalam program ini sangat saya rasakan, saya menyadari bahwa pengobatan penyakit saya ini memerlukan dana yang tidak sedikit, untungnya biaya tersebut sudah ditanggung pemerintah dari persentase iuran yang saya bayarkan ditambah iuran-iuran peserta sehat lainnya yang tidak menggunakan kartu JKN-KIS.

“Semoga program JKN KIS selalu ada dan semakin banyak masyarakat yang menjadi peserta JKN-KIS, program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, terima kasih Pemerintah atas kehadiran program ini,” tutupnya.(***)

KESEHATAN PALEMBANG