Razia Kedisiplinan Masker, Sanksi Wajib di Karantina 1×24 Jam

Razia Kedisiplinan Masker, Sanksi Wajib di Karantina 1×24 Jam

 2,968 total views,  2 views today

Pali.co.id | PALEMBANG, Razia kedisiplinan penggunaan masker di Kota Palembang, Sumsel sesi pertama dengan sanksi wajib dikarantina 1×24 jam akan berlangsung  selama 5 hari untuk menimbulkan efek jera, mulai 30 April hingga 4 Mei 2020.

Sekretaris Daerah Kota Palembang, Ratu Dewa, mengatakan selama 5 hari tersebut tim gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP dan organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkot Palembang akan menyebar ke berbagai titik untuk menjaring warga yang masih nekat tanpa menggunakan masker keluar dari rumah.

“Razia ini menyasar titik-titik representatif untuk melihat warga yang masih tidak memakai masker, seperti di jalan dan utamanya di pasar-pasar tradisional,” ujar Ratu Dewa.

Menurut dia, warga yang diamankan dalam razia tidak serta merta langsung dimasukkan ke kamar karantina selama 24 jam, namun terlebih dahulu didata dan diberikan Edukasi COVID-19 oleh Dinas Kominfo atau Dinas Kesehatan Kota Palembang.

Beberapa hari sebelumnya, Walikota Palembang melalui berbagai pihak maupun institusi terkait, TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Komunikasi dan Informatika serta institusi lainnya, men sosialisasikan penertiban pelanggaran protokol Covid-19 mulai 30 April 2020.

Namun saat penertiban hari ini pun, ternyata masih banyak warga yang tak mengenakan masker sehingga diamankan petugas untuk di Karantina kan ke Asrama Haji.

“Ada kurang lebih 28 orang yang kita amankan hingga siang ini. Mereka tak memakai masker, sehingga perlu dikarantina 1×24 jam di Asrama Haji,” kata Kasat Pol PP Kota Palembang, GA Putra Jaya melalui Sekretaris Satpol PP Kota Palembang, Alhidir, Kamis (30/4/2020).

Di dalam wilayah kota Palembang, petugas gabungan TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan berjaga di setiap persimpangan lampu merah dan titik-titik keramaian guna mengawasi warga yang melanggar protokol pencegahan Covid-19.

Penertiban ini sesuai Instruksi Walikota Palembang Nomor 1 Tahun 2020 tentang Peningkatan pengendara, pencegahan dan penanganan Covid-19.

Di daerah perbatasan kota Palembang dan Kabupaten, petugas gabungan berjaga di lima posko check point, di antaranya perbatasan antara Palembang-Banyuasin di Jakabaring, Plaju, Alang Alang Lebar dan Kemuning, serta perbatasan Palembang-Ogan Ilir di Kertapati. (Jerry)

Facebook Comments
BREAKING NEWS PALEMBANG SUMSEL