Pali.co.id | Indralaya – Santri Al-ittifaqiah Inderalaya Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Ahmad Zaki (19) warga desa Sungai Menang Kabupaten OKI tenggelam terseret arus sungai Ogan di Desa Munggu, Kecamatan Muara Kuang, Kabupaten Ogan Ilir, Jum’at (29/10) pagi dan hingga kini belum ditemukan.

Kedatangan korban ke desa tersebut diketahui 19 orang teman santri lainnya didampingi ustadz untuk silaturahmi dan khataman Alqur’an. Tapi apa daya justru niat mereka malah menjadi musibah yang menyedihkan.

Saat kejadian korban bersama temannya hendak mandi pagi di sungai tersebut, namun, naas justru terseret derasnya arus sungai. Meski korban mencoba untuk menyelamatkan diri dengan berenang ketepi tetapi usahanya gagal.

Teman korban sempat berusaha membantu korban, namun tidak berhasil karena kelelahan akibat sungai yang terbentang cukup panjang dan lebar ditambah lagi airnya yang begitu deras, korban pun akhirnya tenggelam dan hingga kini belum ditemukan.

Upaya pencarian terus dilakukan oleh tim gabungan baik masyarakat setempat, pemerintahan desa, camat, TNI/Polri, BPBD dan Basarnas Sumsel dengan menyisir sungai.

Kepala Desa Munggu, Herudin kepada mengakui jika korban tenggelam dan belum ditemukan.

“Keluarga korban diminta untuk bersabar, iklhas serta tegar dalam menghadapi ujian musibah yang menimpa, serta memberikan ruang gerak yang seluas-luasnya kepada tim pencarian untuk melakukan pencarian korban hingga korban ditemukan dalam kondisi apa pun,”katanya. (AL)