Shinta Andayani, Berharap Keadilan Atas Keputusan Bupati PALI

Shinta Andayani, Berharap Keadilan Atas Keputusan Bupati PALI

 250 total views,  2 views today

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Male” buttontext=”Klik Disini Dengar Berita”]

PALI TERKINI – Pasca berdiskusi dengan Perwakilan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Shinta dan tim pengunjuk rasa saat dihubungi melalui telpon selular berada dikediamannya di Desa Sungai Baung (27/08), menjelaskan hasil dari pertemuan diskusi terkait permasalahan Pilkades Desa Sungai Baung Kecamatan Talang Ubi.

Dalam paparannya Shinta Andayani dan Efri Sandi menjelaskan, bahwa DPRD PALI hanya bisa memberikan rekomendasi melalui surat kepada Bupati PALI agar sekiranya Pilkades Desa Sungai Baung untuk ditunda dan kewenangan Pilkades itu diputuskan oleh Bupati, rekomendasi penundaan pilkades  dikarenakan oleh panitia pilkades sudah mengundurkan diri, keputusan Shinta digugurkan sebagai cakades dan ini akan timbul permasalahan gugat menggugat, yang akan menjadi pemicu kericuhan Pilkades Sungai Baung,” pungkas Shinta dan Efri.

Shinta menambahkan, sejak dari awal saya sudah mengikuti tahapan pelaksanaan cakades Desa Sungai Baung sampai dengan selesai dengan ditetapkannya saya sebagai cakades yang berhak dipilih oleh masyarakat desa sungai baung, mulai dari pendaftaran, psikotes, pengundian nomor urut, dan pembayaran uang pendaftaran senilai Rp. 18.700.000 tidak ada permasalahan, namun entah kenapa sebabnya saya digugurkan sepihak oleh mantan panitia yang telah mengundurkan diri setelah saya ditetapkan sebagai cakades sungai baung, jelas saya merasa dizholimi dan dirugikan secara moril maupun materil.

Berangkat dari inilah saya meminta keadilan sebagai warga negara indonesia kepada Bupati Penukal Abab Lematang Ilir Ir.H.Heri Amalindo,MM untuk dapat memberikan solusi agar apa yang terjadi dengan saya diselesaikan,” jelas Shinta. Lebih lanjut Shinta akan tetap memperjuangkan apa yang menjadi haknya, artinya saya akan melanjutkan perkara ini kepihak penegak hukum jika dalam perkara ini tidak ada keadilan untuk saya,” tegasnya.

Terakhir Shinta dan berharap, tentunya Bupati dapat mengambil keputusan bijak dengan menunda pilkades desa sungai baung, dan kuncinya menunggu keputusan Bupati, yang saya lakukan mengikuti pilkades serentak adalah bentuk kecintaan saya dengan kabupaten PALI yang kita cintai ini, dengan cita – cita saya untuk membantu Bupati memajukan desa sungai baung menjadi lebih baik.

Terpisah  Mardiansyah selaku Sekdin DPMD PALI menegaskan bahwa, terkait tuntutan Shinta yang direkomendasikan DPRD PALI untuk menunda pilkades sungai baung, kami menunggu keputusan Bupati, karena  DPMD tidak dapat mengambil keputusan sendiri.

 

Pelaksanaan Pilkades Sungai Baung pada tanggal 29 agustus 2019 nanti tetap berjalan, sesuai dengan undangan disebarkan kepada salah satu masyarakat desa sungai baung yang ditandatangani oleh Supawi selaku ketua panitia yang telah mengundurkan diri. (efran)

 

Facebook Comments
PALI TERKINI