Pali.co.id | OKI – SMA Negeri 2 Kayuagung Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), mendesain media pembelajaran dengan memanfaatkan media daring ( dalam internet ) online. Dapat melakukan pembelajaran bersama di waktu yang sama menggunakan aplikasi Microsoft 365, whatsapp dan media lainnya yang dapat digunakan sebagai media belajar di masa pandemi covid 19.

Situasi yang di alami dunia pendidikan terutama lingkungan sekolah dan proses belajar mengajar bagi peserta didik diberbagai tingkatan, semua peserta didik melewati proses belajar mengajar pada masa Pandemi covid 19, sekolah harus memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan, walaupun peserta didik belajar dirumah.

Selama 9 bulan terakhir kita hidup dengan berita tentang covid 19, di TV, radio, media sosial atau media digital, obrolan dirumah, dikantor dan disekolah bicara soal covid 19, berbagai reaksi ditunjukan masyarakat ada yang khawatir, cemas, takut tetapi juga ada yang tenang atau tetap percaya diri.

Dengan berbagai problematika dan keterbatasan yang dihadapi, tentu proses belajar mengajar tidak berjalan secara optimal, baik yang dialami oleh pendidik maupun peserta didik bahkan orangtua atau walimurid yang ikut serta sebagai guru kedua selama belajar dirumah.

Kepala Sekolah (Kepsek) SMAN 2 Kayuagung Drs. Arminadi.,MM saat dikonfirmasi menjelaskan sistem belajar mengajar untuk saat ini belum bisa untuk tatap muka masih memberikan tugas melalui Daring (BDR) Online.

“Hal ini kita terapkan disekolah demi mencegahnya atau mengantisipasi penyebaran virus (Covid19),” jelasnya Jum’at ( 05/02/2021).

Lanjut Kepsek, untuk mengantisipasi virus ini kita tetap menjalankan protokol kesehatan dengan wajib memakai masker, juga menyediakan tempat cuci tangan dengan air mengalir dan sabun di setiap ruang kelas, hand sanitizer, alat suhu badan, serta menghimbau bagi para siswa yang sedang ada tugas disekolah untuk tetap menjaga jarak.

“Kami berharap, demi mewujudkan pendidikan terbaik bagi seluruh siswa, semua pemangku kepentingan harus diikutsertakan dalam menciptakan inovasi-inovasi kreatif pembelajaran yang memberikan dampak positif bagi kualitas siswa disekolah,” tutupnya. (Arief)