Pali.co.id | Palembang Perihal rencana kerja Perusahaan Daerah air Minum (PDAM) Tirta Musi Palembang di Tahun 2021, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang menggelar pertemuan sekaligus penandatanganan rencana kerja PDAM Tirta Musi Palembang 2021. Walikota Palembang Harnojoyo menandatangani langsung rencana kerja PDAM Tirta Musi dengan Pemkot Palembang. Melalui rencana kerja yang sudah tersusun diharapkan kinerja PDAM sendiri semakin baik lagi di tahun depan.

Walikota Palembang Harnojoyo mengatakan, semua perusahaan harus merencanakan kerja agar mendapatkan keuntungan dan hasil yang memuaskan.

“Saat ini PDAM mendapatkan untung yang cukup besar. Bahkan melebihi target yang ada,” katanya saat diwawancarai di kantor PDAM Tirta Musi Palembang, Rabu (30/12/2020).

Ia menambahkan, saat ini untung PDAM bertambah dari laba yang hanya 101 Milyar Rupiah menjadi 130 Milyar Rupiah. “Ini menunjukkan bahwa PDAM dapat melakukan tugas yang dirancang dengan baik,” ujarnya.

Sementara itu Direktur Utama PDAM Tirta Musi Andi Wijaya mengatakan, selain laba pihaknya di Tahun ini juga sudah menambah kapasitas pengolahan air. Sebanyak 15 ribu pelanggan yang dilayani oleh Intek Karang Anyar.

“Kedepan pihaknya akan menambah kembali layanan kepada masyarakat. Ini sudah masuk dalam rencana pada tahun mendatang, tapi kebocoran air pada tahun ini masih cukup besar mencapai angka 21% dari kapasitas yang ada. Dimana pada tahun kemarin kebocoran sendiri hanya sebesar 18% saja,” jelas Andi.

Andi mengungkapkan, kebocoran pipa sendiri diakibatkan oleh beberapa faktor, seperti pipa yang lama dan tekanan yang tinggi di air itu sendiri. Serta beberapa sambungan yang sudah renggang. Mengatasi masalah tersebut juga harus dilakukan rehab pipa, pengecekan dan menejemen tekanan.

“Manajemen tekanan adalah mematikan pompa distribusi jika pengaliran sudah dilakukan. Takutnya jika pompa masih dinyalakan dan air sudah tersalurkan kepelanggan maka akan menyebabkan pipa jebol,” ungkap Andi. (Andre)